Nama Rumah Adat Riau Pekanbaru & Penjelasan Lengkap!

Sending
User Review
0 (0 votes)

Rumah Adat Riau- Setiap provisi-provinsi yang ada di Indonesia pasti memiliki ragam budaya masing-masing. Seperti mengundang yaitu rumah adat. Itu semua adalah bukti salah satu simbol kekayaan Negara kita indonesia, yang harus kita jaga dan lestarikan bersama-sama.

Kali ini borneochannel.com akan sedikit membagikan tentang Khas Rumah Adat Riau . Jija salah seorang dari kita yang tinggal atau hidup di Riau, pasti kita akan tahu. tapi bagi teman-teman yang tinggal di daerah selain Riau belum tentu mengetahuinya.

Maka di sini, teman teman akan sama-sama belajar untuk mengenal lebih dekat tentang Rumah Khas Adat Riau. Agar teman teman bisa tahu dan bisa salah satu budaya yang ada di Indonesia ini.

baca juga artikel terkait: Pakaian Adat Riau Modern & Makanan Khas Riau Yang ngehits

  • Rumah Adat Balai Salaso Jatuh
  • Rumah Melayu Atap Lontik
  • Rumah Adat Riau Salaso Jatuh Kembar
  • Rumah Melayu Lipat Kajang
  • Rumah Melayu Atap Limas Potong

Gambar Rumah Adat Riau Dan Fungsinya

Gambar Rumah Adat Riau

Temukan Rumah Adat Riau terdiri dari 5 macam rumah, yang akan kita bahas bersama pada kesempatan kali ini. Rumah adat ini adalah salah satu bukti kekayaan yang dimiliki oleh masyarakat Riau khusus. Yang sudah menjadi budaya dan juga turun dari nenek moyang mereka itu sendiri.

Setelah mengetahui beberapa macam rumah adat yang ada di pulau Riau, alangkah baiknya jika kita juga tahu bentuk gambarnya. Selain itu tahu bentuk dan gambarnya. Alangkah baiknya juga jika kita membahas beberapa penjelasan singkat tentang rumah adat tersebut.

1. Balai Salaso Jatuh

Balai Salaso Jatuh

Rumah Adat Yang pertama adalah balai salaso jatuh. Jika teman teman tinggal di kepulauan jawa khusus. nama ini mungkin terdengar sangat aneh dan unik di telinga teman teman. Bagi masyarakat Riau pasti mereka tahu betul tentang arti dari nama bangungan yang bernama “balai salaso jatuh” tersebut.

Makna Balai saliva jatuh pada dasarnya adalah bangunan yang berawal dari Riau, yang digunakan untuk musyawarah dan kegiatan- kegiatan bersama lainnya. Jadi bisa disangkal itu balai tempo tidak bekerja untuk rumah pribadi. Tapi bangungan ini digunakan untuk keperluan forum musyawarah dan juga kegiatan umum lainnya.

Sesuai dengan fungsi yang dimiliki balai salaso jatuh itu sendiri, bangunan ini memiliki sebutan-sebutan lain yang juga dikenal di kalangan masyarakat sekitarnya. Seperti contohnya balai panobatan, balirung sari, balai karapatan dan masih banyak juga yang lain. Tapi akhir-akhir ini fungsi bangunan diganti oleh rumah penghulu atau masjid.

Bangunan ini memiliki selaras keliling, dan memiliki lantai yang lebih rendah dari sisi sisi tengah. Selain itu balai salaso matang dipercantik dengan berbagai ragam ukiran yang terdiri dari tumbuh-tumbuhan atau hewan. Di setiap ukiran yang ada di bangunan ini diperlukan sebutan khusus.

Untuk Motif Ukiran pada tangga disebut dengan Ukur Dapat Diinginkan atau ombak-ombak. Dalam Motif ukiran yang ada di atas pintu dan jendela disebut dengan lambai-lambai. Dan Motif Ukiran yang ada di samping pintu dan jendela disebut dengan “kisi-kisi” semut beriring dan itik pulang petang.

2. Rumah Melayu Atap Lontik

Rumah Melayu Atap Lontik

Selanjitnya adalah Rumah adat Riau yaitu Rumah Melayu Atap lontik atau yang kerap disebut dengan rumah lancangn atau pancalang. Rumah ini juga berawal dari Kabupaten. Kampar Provinsi Riau. Dikenal dengan sebutan bebas atau pancalang Karena rumah ini memiliki hiasan yang ada di dinding depan rumah dengan bentuk perahu.

Jika dilihat dari kejauhan rumah ini akan terlihat seperti rumah-rumah perahu yang biasa dibuat oleh penduduk. Selain itu disebut juga sebutan dengan lancing dan pancalang karena rumah ini juga disebut dengan lontik. Karena rumah ini juga memiliki atap parabung yang meletik ke atas.

Terwujudnya rumah adat ini, karena didasarinya oleh sebuah pengaruh dari budaya Minangkabau. Penyebab sebagian besar rumah ini juga terletak di daerah yang berbatasan langsung dengan Sumatra Barat. Dianyara Salah satu dari keunikan rumah adat ini adalah, anak rumah tangga yang didukung 5 atau bilangan ganjil lainnya.

Memilih angka 5 karena mereka yakin tentang agama islam yang berdiri di atas lima perkara. Yaitu syahadat, sholat, zakat, puasa dan Haji alasan mereka memilih angka lima. Bentuk tiang di rumah ini juga sangat beragam, ada yang segi empat, dan segi enam, segi tujuh, segi empat dan segi sembilan.

Setiap jenis tiang yang ada di rumah adat ini memiliki makna yang di yakini oleh masyarakat Riau.

3. Rumah Adat Riau Salaso Jatuh Kembar

Rumah Adat Riau Salaso Jatuh Kembar

Selanjutnya adalah Rumah Adat Riau Salaso Jatuh Kembar. Rumah ini memiliki bentuk yang mirip dengan balai salaso dewasa. Jika balai salaso lebih difungsikan untuk kegiatan musyawarah atau kegiatan bersama lainnya. Sementara jika rumah ini masih digunakan untuk keperluan masing-masing individu.

Karena rumah ini memiliki desain rumah seperti rumah panggung yang berbentuk persegi panjang. Karena rumah ini memiliki dua selaras ruang lebih tinggi dari lantainya.

4. Rumah Melayu Lipat Kajang

Rumah Melayu Lipat Kajang

Selanjutnya Rumah Khas Adat Riau yaitu Rumah Melayu Lipat Kajang, yang bermula dari Kepulauan Riau. Dipasang dengan lipat kajang sebab rumah ini memiliki desain yang menyerupai bentuk perahu. Ujung atas bangunan rumah tersebut melengkung ke atas dan sering disebut dengan lipat kejang atau pohon jerambah oleh masyarakat sekitar.

Rumah adat saaat ini jarang atau tidak lagi digunakan oleh para penduduk Riau. Karena Salah satu alasan mengapa menciptakan arsitektur ini merupakan konsep atau arsitektur bangunan dari Negara Barat. Dan masyarakat memperhatikan bentuk bangunan lebih sederhana dan lebih mudah dibangun.

5. Rumah Melayu Atap Limas Potong

Rumah Melayu Atap Limas Potong

Selanjutnya adalah Rumah Melayu Atap Limas Potong. Selain itu rumah adat salaso, rumah adat ini juga sering digunakan oleh masyarakat Riau. karena sebagian besar masyarakat Riau berasal dari suku adat melayu. Tidak heran juga mendukung mereka lebih dari rumah jenis ini.

Rumah ini memiliki atap yang terdiri dari suka bangun limas yang terpotong. Teman-teman dapat menghubungi rumah ini di Provinsi kepulauan Riau, selain di Riau rumah ini juga bisa kita temui di Kepulauan Riau.

Rumah ini juga termasuk dalam kelompok rumah panggung. Panggung pada rumah ini memiliki satu koma lima meter dari permukaan tanah. Dan Luasnya bukan rumah ini tergantung pada kebutuhan dan keinginan si pemilik.

baca artikel lainnya: Rumah Adat Sumatera Barat & Gambar

Demikianlah ulasan penjelasan dan gambar rumah adat riau, dan fungsinya itu salah warisan yang dimiliki Indonesia. Yang harus kita sama sama jaga dan harus kita lestarikan, yang pastinya agar budaya dan kekayaan Indonesia tidak bisa dipahami oleh negara lain. Jangan pernah bosan membaca artikel borneochannel karena membaca adalah jendela pengetahuan Dan jangan pernah bosan untuk selalu membaca situs web borneochannel l.com jangan lupa bagikan dan viralkan yah !!

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.