8 Daftar Pakaian Adat Yogyakarta Tradisional & Modern, Penggunaannya

Pakaian adat yogyakarta – Kota Yogyakarta adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Daerah Istimewa YogyakartaIndonesia. Siapa yang tau dan tak kenal dengan kota yang satu ini, Yogyakarta memiliki potensi yang kuat dari aspek budaya, baik budaya yang fisik maupun yang non fisik.

Potensi budaya fisik yang dimaksudkan di sini seperti tempat/destinasi wisata kawasan cagar budaya, dan benda cagar budaya sedangkan potensi budaya non-fisik itu bisa  berupa  sistem nilai atau norma, karya seni, sistem sosial atau perilaku sosial yang ada dalam masyarakat.

Perlu diketahui Bornean, Yogyakarta merupakan salah satu kota yang sangat kental akan pakaian adatnya karena di sana memiliki keraton Yogyakarta lengkap dengan pertunjukan adat yang diadakan tiap harinya.

Nama pakaian adat di Yogyakarta sendiri ada beberapa macam, seperti Busana Surjan, Busana Kebaya, Busana Kencongan, Busana Sabukwala Padintenan, Busana Ageng, Busana Samekanan, dan Busana Peranakan.

  • Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Pria Dewasa (Busana Surjan)
  • Pakaian Adat Yogyakarta Wanita Dewasa (Busana Kebaya)
  • Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Anak Laki-Laki (Busana Kencongan)
  • Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Anak Perempuan (Busana Sabukwala  Padintenan)
  • Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Pejabat Keraton (Busana Ageng)
  • Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Putri Raja (Busana Samekanan)
  • Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Abdi Dalem (Peranakan/Atela)

Berikut penjelasan yang lebih detail mengenai pakaian adat beserta ilustrasi gambar pakaian adat Yogyakarta!

Baca Juga :Pakaian Adat Jawa Barat Yang Elok Dan Rupawan

[toc]

1. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Pria Dewasa (Busana Surjan)

Busana Surjan
https://www.instagram.com/p/BaqtJ_NlrkV/

Pakaian untuk pria dewasa yang dikenal dengan busana surjan sebagai atasan dan bawahannya menggunakan kain batik atau disebut juga dengan jarik. Dipadukan dengan menggunakan atasan kepala blankon serta alas kaki (sandal). Surjan di Yogyakarta disebut juga sebagai Pakaian Takwa.

Perlu diketahui ni Bornean, pakaian ini memiliki filosofi tersendiri di bagian leher memiliki 6 buah kancing menggambarkan rukun imam, 2 buah kancing baju yang berada di dada kiri dan kanan menyimbolkan 2 kalimat syahadat. Busana Surjan ini kononya memiliki mitos Bornean, jika menggenakan busana Surjan ini dengan benar dan lengkap dengan kain batik, tali, stagen, dan ikat pinggang. Maka berat badan akan stabil. Unik ya Bornean ?

2. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Wanita Dewasa (Busana Kebaya)

Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Wanita
https://www.instagram.com/p/BXIDUyfFL9E/
ratnadewidamayanti

Umumnya Kebaya memang ikon pakaian adat di pulau Jawa termasuklah salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta ini Bornean, tetapi kebaya Yogyakarta memiliki corak dan perbedaan dari kebaya-kebaya lainnya. Bahan dasar kebaya ini tidak dibuat dari kain dengan kualitas rendah atau standar melainkan harus dibuat dari kain dengan kualitas tinggi. Tatanan rambut yang khas dengan konde. Busana kebaya Yogyakarta ini memiliki filosofinya tersendiri Bornean, yaitu busana kebaya yang menggambarkan kehalusan, tindak tanduk wanita yang harus lemah lembut.

Aksesoris yang digunakan juga memiliki makna simbolis nya juga loh, seperti kalung bersusun melambangkan 3 tingkatan kehidupan manusia yaitu dari lahir, menikah dan kematian yang dihubungkan dengan konsep Jawa tentang alam baka, alam tengah dan alam fana. Gelang yang melingkar tanpa ujung pangkal memiliki makna sebagai keabadian. Bentuk gunung pada sisir melambangkan keagungan Tuhan dan harapan terciptanya kebahagiaan. Hiasan sanggul yang digunakan wanita dewasa bewarna merah, hijau dan kuning melambangkan Trimurti atau yang disebut dengan 3 dewa kehidupan.

3. Pakaian Untuk Anak Laki-Laki (Busana Kencongan)

Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Anak Laki-Laki
https://ragilessfy.blogspot.com/2018_04_28_archive.html

Jika pria dewasa tadi menggunakan Surjan sepakai atasannya maka lain halnya dengan pakaian untuk anak laki-laki ini Bornean. Busana adat untuk anak laki-laki ini dikenal dengan model busana kencongan dilengkapi aksesoris tambahan seperti sabuk, selendang, dan ikat pinggang. Menawan ya Bornean?

Baca Juga :Pakaian Adat dan Filosofi Kebudayaan Kalimantan Selatan Super Keren

4. Pakaian Untuk Anak Perempuan (Busana Sabukwala  Padintenan)

Pakaian ADat Yogyakarta Untuk Anak Perempuan
https://ragilessfy.blogspot.com/2018_04_28_archive.html

Busana adat untuk anak perempuan ini berbentuk kain batik yang bermotif parang, bulatan, baju katun. Dihiasi dengan hiasan yang bermotif bunga-bungaan dan hewan. Dilengkapi aksesoris tambahan lainnya seperti sabuk, selendang, serta sabuk ikat pinggang perak yang berbentuk kupu-kupu, burung garuda/merak dan juga kalung emas dengan liontin mata uang. Uniknya gelang yang digunakan berbentuk ular serta rambut yang disanggul.

5. Pakaian Untuk Pejabat Keraton (Busana Ageng)

Pakaian Adat Untuk Pejabat
https://kratonjogja.id/kagungan-dalem/18/tari-golek-menak

Pejabat Keraton menggunakan busana Ageng khusus saat sedang dalam tugas. Busana Ageng ini merupakan seperangkat pakaian adat yang berupa jas laken ( jas yang berbahan dasar dari kain tenun dari bulu domba; kain wol; kain sekelat)  dengan kerah baju yang berdiri. Adapun pelengkapnya sutera bewarna biru tua  panjang mencapai bongkong, lengkap dengan kancing busana yang bersepuh emas. Untuk bawahannya menggunakan celana panjang hitam, topi berbahan laken bewarna biru tua, dengan model dibuat panjang dan tinggi yang mencapai 8 cm.

6.Pakaian Untuk Putri Raja (Busana Samekanan)

Pakaian Adat Untuk Putri Raja
http://www.tribunnews.com/lifestyle/2011/10/21/modifikasi-kebaya-putri-keraton-tetap-sesuai-pakem

Putri Raja di Keraton Yogyakarta memiliki pakaian adatnya sendiri yang dinamakan busana Samekanan. Busana Samekanan ini busana yang menggunakan kain penutup dada panjang yang lebarnya separuh dari lebar kain panjang biasa. Dipadukan dengan kain batik, kebaya katun, samekanan tritik. Aksesoris yang digunakan yaitu perhiasan subang, gelang, dan cincin. Rambut disanggul tanpa hiasan apapun. Adapun setiap aksesoris yang digunakan memiliki makna simbolis yang sama dengan Pakaian Untuk Wanita Dewasa (Baju Kebaya)

Baca Juga : Nama Pakaian Adat Sulawesi Utara

7. Pakaian Adat Yogyakarta Untuk Abdi Dalem (Peranakan/Atela)

Pakaian Adat Untuk Abdi Dalem
https://www.instagram.com/p/BriH2ZxHaJV/kratonjogja

Perlu diketahui ni Bornean, untuk Abdi Dalem di Yogyakarta memiliki pakaian adat yang dikenal dengan nama Peranakan dan Atela. Pakaian adat Peranakan ini memiliki arti dan tujuan dari kata’peranakan’ agar dapat menjalin persaudaraan layaknya saudara kandung atau 1 keturunan. Pakaian Peranakan ini memiliki maknanya sendiri loh Bornean, yaitu dari (6 buah) kancing di leher yang melambangkan rukun imam dan (5 buah) kancing di ujung lengan yang melambangkan rukun islam.

Sedangkan pakaian Atela ini bewarna putih digunakan oleh Abdi Dalem yang berpangkat Wedana ke atas pada kegiatan upacara-upacara besar dan juga Atela yang bewarna hitam dipakai untuk acara-acara tertentu di Yogyakarta.

Setelah membaca penjelasan di atas, jadi tambah kagum ya Bornean. Indonesia ternyata kaya sekali akan suku-budaya yang ada. Masih pengen tau pakaian adat apa saja atau di Indonesia ada apa saja yang menarik hati kalian silahkan baca artikel lainnya di Borneo Channel

Photo of author

Dirja Satya Kirana

1 thought on “8 Daftar Pakaian Adat Yogyakarta Tradisional & Modern, Penggunaannya”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.