[W.O.W] Pakaian Adat Jawa Timur, Sumpah Bikin Greget!!!

Pakaian Adat Jawa TimurJawa Timur, provinsi dengan nilai sejarah yang tinggi sebagai daerah tempat lahirnya para pejuang-pejuang kemerdekaan yang gigih. Pesona indah alam dengan potensi wisata yang menawan, serta keragaman adat budaya dan tradisi Jawa Timur sebagai pusat  salah satu kerajaan besar  dalam  sejarah Indonesia yaitu Majapahit  juga sangat menarik untuk diikuti.

Nah, dari pesona-pesona uniknya itu tercipta pakaian adat daerah jawa Timur yang khas dan memiliki makna filosofi yang dalam. Penasaran seperti apa pakaian adat dari provinsi yang terletak paling timur dari pulau jawa ini? Untuk itu  borneochannel.com bakal ngasi ilmunya buat kamu, yuk langsung dibaca sampai tamat.

Pakaian Adat Jawa Timur dan Aksesorisnya

1. Baju Mantenan

Baju pengantin Jawa Timur
https://budayajawa.id/baju-adat-mantenan-jawa-timur/

Mantenan merupakan salah satu istilah dari kata pernikahan, singkatnya baju mantenan digunakan saat seseorang melakukan prosesi pernikahan dengan adat Jawa Timur. Corak baju mantenan untuk laki-laki maupun perempuan sama, yakni warna dasar hitam dengan motif merah sebagai hiasan. Untuk saat ini baju mantenan Jawa Timur sudah mengalami modifikasi disesuaikan dengan perkembangan fashion.

Penggunaannya juga dilengkapi dengan beberapa aksesoris seperti penutup kepala dan rangkaian bunga melati yang dikalungkan di leher mempelai pria, dan sanggul untuk mempelai perempuan. Beberapa aksesoris tambahan seperti sabuk emas, gelang tangan, terompah, arloji, rantai, tongkat, selendang selempang dan aksesoris lainnya juga biasa ditambahkan sebagai pelengkap baju mantenan ini.

Baju mantenan ini sedikit terpengaruh oleh budaya Jawa Tengah, sehingga jika dilihat secara sekilas cukup mirip dengan baju pengantin dari Jawa tengah atau Jogja.

Baca Juga : Daftar Nama Pakaian Adat Maluku

2. Baju Pese’an

Pakaian adat jawa timur
https://www.indonetwork.co.id/product/baju-adat-madura-anak-pakaian-adat-khas-madura-jawa-timur-untuk-anak-6012644

Pese’an merupakan baju adat laki-laki Madura yang biasa digunakan oleh masyarakat di Madura dan pesisir Provinsi Jawa Timur. Ciri khas baju ini adalah motif garis-garis merah putih atau merah hitamnya yang dipadukan dengan baju luar dan celana berwarna hitam yan longgar.

Kain yang biasa digunakan untuk membuat baju ini adalah kain cina, namun sekarang sudah mengalami modifikasi menggunakan kain tetoran. Baju ini juga biasa dilengkapi dengan penutup kepala, sabuk katemang, dan sabuk kotak-kotak.

Pakaian adat pese’an memiliki makna filosofis, baju longgar menggambarkan masyarakat Madura yang menghargai sebuah kebebasan. Kaos berwarna belang menunjukkan masyarakat Madura yang pemberani, tegas, dan bermental pejuang.

3. Kebaya Rancongan

Pakaian adat perempuan Madura
https://qlapa.com/blog/review-baju-adat-madura-pesaan-dan-kebaya-rancongan

Kebaya khas madura biasa menggunakan warna merah, hijau, atau biru ini dengan potongan sederhana dan mengikuti bentuk tubuh. Yang menegaskan bahwa wanita Madura sangat menghargai kecantikan dan keindahan bentuk tubuh. Oleh karena itu, wanita madura sudah mulai menjaga dan merawat kecantikan dan keindahan bentuk tubuh mereka sejak kecil dengan meminum jamu-jamuan tradisional.

Baju adat wanita madura ini biasa dipadu-padankan dengan kain sarung batik bermotif lasem, storjan, atau tabiruan. Mereka juga biasa menggunakan stagen atau odhet yang diikatkan di perut saat menggunakan pakaian adatnya.

Selain itu, wanita madura juga gemar menggunakan aksesoris atau perhiasan yang berukuran besar dan cantik. Beberapa aksesoris yang sangat mereka gemari adalah sisir emas yang disebut sisir cucuk atau sisir dinar, giwang, kalung emas berbentuk biji jagung dan lain-lain.

Baca Juga: Pakaian Tradisional Jawa Barat

4. Sarong Bahan

motif bunga rang rang
https://www.fajarindonesia.id/harga-terkini-milla-collection-baju-batik-madura-motif-abstrak-jokowi-multicolor-hari-ini/

Pakaian yang satu ini merupakan pelengkap dari pakaian adat pria Jawa Timur, sarung atau sarong ini terbuat dari kain. Biasanya kain yang digunakan merupakan sutra dengan katun sebagai plekatnya.

Warna dari sarong bahan ini adalah warna-warna mencolok seperti kuning keemasan, merah terang dan lain-lain. Salah satu kombinasi warna sarong yang paling menarik adalah perpaduan warna dasar putih dengan kotak-kotak biru dan hijau.

5. Odheng Tapoghan

Ikat kepala jatim
https://www.bukalapak.com/p/fashion-pria/topi/7hrh7q-jual-odheng-udeng-madura-ikat-kepala

Odheng tapoghan merupakan aksesoris yang terbuat dari kain batik bermotif bunga atau soga (lidah api) yang diikatkan dikepala. Aksesoris ini lebih banyak digunakan oleh kaum laki-laki sebagai ikat kepala yang tidak menutup bagian atas kepala.

Tingkat ketegakkan kelopak odheng memiliki makna filosofi yang menunjukkan tingkat kebangsawanan. Semakin tegak kelopak odeng maka semakin tinggi derajat kebangsawanannya.

6. Alas Kaki

Sandal kulit
https://dentmasoci.com/pakaian-adat-jawa-timur/

Nah, kalau mau menggunakan pakaian adat Jawa Timur sesuaikan juga alas kakinya. Sandal yang digunakan bersama pakaian adat Jawa Timur berbentuk terompah dan terbuat dari bahan kulit sapi.

Sandal terompah dengan bentuk terbuka pada ujung kakinya, namun tetap memiliki penjepit kaki untuk menjepit kaki ke sendal. Kalau bicara terompah jangan dipikirkan yang pakai sandal cuma perempuan saja ya! karena laki-laki juga sama pakai sandal ya.

7. Ikat pinggang

Aksesoris baju pese'an
https://perpustakaan.id/pakaian-adat-jawa-timur/

Sekarang kita mau bahas soal ikat pinggang yang wajib kamu pakai saat menggunakan pakaian adat Jawa Timur. Sama seperti sandal material pembuatan ikat pinggang ini juga adalah kulit sapi berkualitas yang diolah dengan cara tertentu sehingga menghasilakn ikat pinggang yang tentunya berkualitas.

Ikat pinggang yang satu ini lbih dikenal dengan sebutan sabuk katemangan raja atau sabuk katemang kalep. Kulit sapi yang digunakan juga buka kulit sapi biasa lho! Material yang dipakai biasanya dipilih dari kulit sapi dengan warna cokelat polos.

Aksesoris yang satu ini juga cukup unik kalau dilihat dari segi desain bentuknya. Bentuk ikat pinggang ini lebih lebar dibagian depan, dan biasanya dilengkapi denagn saku untuk menyimpan uang. Tapi jangan khawatir walaupun desainnya nggak biasa tapi ukurannya tetap sesuai dengan ukuran ikat pinggang lainnya yang sering kamu temui.

8. Senjata

senjata tradisonal jatim
https://www.17pasar.my.id/kelebihan-dan-harga-tradisional-handmade-madura-celurit-st0c-hari-ini/

Memang udah sering penggunaan aksesoris senjata dalam melengkapi penampilan dengan baju adat daerah, begitu juga dengan pakaian adat dari Provinsi Jawa Timur. Namun ada yang unik dari senjata yang digunakan karena menggambarkan tipikal karakter para pemuda Jawa Timur.

Ya, pemuda asal Jawa Timur terkenal dengan pribadi-pribadi pejuang dan waspadanya. Oleh karena itu senjata yang digunakan pun tidak ditujukan untuk menyerang orang lain, melainkan hanya untuk melindungi diri dn orang lain dari serangan orang-orang jahat.

Kalau udah bahas senjata asal Jawa Timur kayaknya nggak bakal habis-habis, sebab ada banyak sekali sekali senjata dari provinsi ini. Diantaranya ada lancor ayam, calo montor, paruh, gobang, belati, amparan, takabuan, piol, celurit, sabit, clonot dan lain-lain.

Walaupun satu daerah tapi jangan dipukul rata ya untuk penggunaannya karena cara menggunakannya berbeda-beda sesuai bentuk dan fungsinya. Sebut saja senjata clonot, senjata dengan bentuk paruh menghadap ke arah dalam dengan warna hitam mengkilap  dan juga pada bagian besinya ditambahkan motif polos atau tidak bermotif.

Selanjutnya Senjata labasan, senjata ini terbuat dari besi tempaan yang dicampur racun. Beratnya cukup ringan untuk ukuran senjata dari besi sekitar 11 ons an dengan bentuk paruh menghadap keluar.

Baca Juga : Pakaian Tradisional Riau

Pakaian Adat Cak dan Ning Jawa Timur

Pakaian Adat Cak dan Ning

Kontes cak ning
http://www.pictame.com/user/cakningsby/579072687/1482478765833302089_579072687

Seperti halnya Pontianak yang punya kontes Bujang dan Dare, ibukota Provinsi Jawa Timur Kota Surabaya juga memiliki kontes serupa yakni kontes Cak dan Ning. Dalam kontes ini para remaja putra dan putri surabaya memakai pakaian adat surabaya yang pernah tenar pada waktu dulu dan masih digunakan hingga saat ini.

Cak atau remaja putra menggunakan pakaian adat jawa timur berupa perpaduan antar beskap atau jas tutup sebagai atasan, jarik bawahan, kuku macan pada saku beskap, sapu tangan merah, dan juga terompah.

Sementara remaja putri menggunakan pakaian adat Jawa Timur Ning. Pakaian ning merupakan wujud perpaduan antara kebaya sebagai atasan, kain jarik sebagai bawahan, kerudung berenda, dan aneka aksesoris pelengkap seperti anting, selop, gelang, dan selendag yang menambah meriahnya pakaian adat ning ini.

Baca Juga : Baju Daerah Jawa Tengah

Semoga kontes ini tetap ada untuk menajga tradisi turun temurun yang berharga aamiin.

Cukup sekian dulu ya artikel tentang  Pakaian Adat Jawa Timur kita kali ini, semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan kita tentang kebudayaan Indonesia. Sebenarnya masih banyak lagi wawasan yang bisa kalian pelajari seputar adat dan tradisi di Jawa Timur. So, tunggu artikel-artikel kita selanjutnya ya! See you . . .

0 thoughts on “[W.O.W] Pakaian Adat Jawa Timur, Sumpah Bikin Greget!!!”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.