Cara Menghitung IPK dan IP Semester Perkuliahan pada Sistem SKS

Sending
User Review
5 (1 vote)

Cara Menghitung IPK – Berpenampilan menawan punya IPK tinggi siapa yang nggak mau? Ada beberapa orang yang memperdebatkan soal penting nggak pentingnya IPK. Kalau dari sudut pandang aku sih, IPK itu penting, walaupun nggak dibawa mati. Tapi kalau IPK jelek rasanya kayak pengen mati, tapi jangan ya ingat dosa. Tapi di artikel kali ini borcha nggak akan ributin masalah itu, karena kali ini borcha akan memberikan materi edukatif tentang bagaimana cara menghitung IP dan IPK.

Kenapa kita perlu tau cara ngitung IPK? Ya, iyalah masa kita pulang pergi kuliah nggak tau gimana sampai bisa ada nilai kita di lembar hasil, wkwkwk kan kayak ada yang kurang gitu. Jadi buat teman-teman yang penasaran gimana cara ngitungnya yuk langsung aja lanjut ke materi di bawah! Happy reading gengs!

Apa materi kita hari ini ?

  • Pengertian IP dan IPK?
  • Pengaruh nilai IP dan IPK 
  • Cara menghitung IP
  • Cara menghitung IPK

Pengertian IP dan IPK?

Nilai mahasiswa
https://ruangmahasiswa.com/tips/cara-menargetkan-ip-dengan-baik/

Seorang mahasiswa umumnya memiliki dua buah nilai dalam kehidupan kampus yakni IP dan IPK, tapi apa sebenarnya  perbedaan antara IP dan IPK? mungkin sebagian dari teman-teman akan bertanya seperti ini, khususnya buat mahasiswa perintis.

Jadi sebenarnya IP dan IPK itu dari satu sumber yaitu nilai akademik kita sebagai mahasiswa, cuma perbedaannya terletak pada nilai semester yang digunakan dalam perhitungan nilai. Untuk nilai IP nilai didapat dari perhitungan nilai-nilai per satu semester. Misal IP semester untuk seorang mahasiwa semester 3 adalah 3,02, atau bisa dibilang IP tersebut merupakan hasil belajr siswa tersebut pada semester 3. Lalu IPK itu apa?

Jadi IPK itu nilai yang didapat dari perhitungan yang menggunakan nilai semua semester yang sudah dilewati mahasiswa atau bisa dibilang perhitungan didapat dari semua nilai IP. Sehingga nilai IP dan IPK pada semester 1 sama, dan mulai mengalmi perbedaan pada semester berikutnya. Lain halnya kalau IP sobat 4 terus, hehehe.

Pengaruh nilai IP dan IPK?

Kalau dibilang penting, ya IP dan IPK itu memang penting. Tapi jangan cuma karena ngejar IPK kamu gagal berproses di masa-masa perkuliahnmu. Karena disinilah kamu mulai belajar mengenai tanggung jawab yang lebih kompleks dan menjadi bagian dari komunitas masyarkat. Bukan ngajarin buat santai soal IPK, hanya memberi nasehat agar tidak ter-obsesi dengan IPK. So langsung aja kita cari tau apa aja pengaruh IPK buat kamu para mahasiswa. Berikut beberapa pengaruh atau fungsi IP dan IPK bagi para mahasiswa :

1. Alat untuk mengejar paket SKS

euforia mahasiswa
https://panduancara.com/cara-menghitung-nilai-ip-dan-ipk/

Kalau kampus kamu menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) IPK itu ibarat bensin kalu kamu naik motor. iya seberapa tinggi IPK kamu menentukan berapa banyak matakuliah yang bisa kamu ambil. Misal jumlah paket yang bisa kamu ambil 24 sks/semester dengan syarat IPK minimal 3.00. Sedangkan paket sks untuk semester saat ini hanya 21 sks jadi kamu bisa ambil matakuliah semester tingkat atas untuk ambil full jath sks kamu, atau malah harus drop out (nggak ambil matakuliah paketan) satu atau dua matakuliah karena IPK kamu nggak mencapai target. So udah kebayangkan gimana pentingnya IPK.

Baca Juga : Cara Melihat Spesifikasi Laptop Mudah dan Praktis

2. Kualifikasi untuk melamar pekerjaan

penganngurana
https://media.robsjobs.co/sulit-cari-kerja/

Kalau kamu pernah liat lowongan pekerjaaan entah di koran, majalah, website atau mading kampus dan sebagainya mungkin kamu pernah baca syarat-syarat/kriteria pelamar kerja. Misalnya S1 IPK min 3.00, sehingga jika kamu ingin memperoleh peluang besar untuk diterima dalam pekerjaan tersebut IPK kamu minimal 3.00.

Tapi perlu diingat, nggak cuma IPK penentu kamu diterima tu nggak karena ada kualifikasilain, sebagian perusahaan lebih suka dengan sertifikasi keahlian khusus daripada selembar ijazah. Tapi jangan dianggap kuliah nggak penting karena buat liat sertifikasi kamu mereka juga akan mempertimbangkan IPK sebagai formalitas. Sedikit saran mulai seimbangkan antara kemampuan akademik kampus dengan keahlian khusus yang kamu minati dan ingin kamu tekuni sebagai seorang pekerja profesional.

Jadi wirausaha juga oke, mulai belajar manajemen dan cara menarik orang-orang pintar agar mau bekerja dan menghasilkan untuk kamu. Semuanya terserah teman-teman, apapun pilihannya pastikan komitmen dan nggak gampang menyerah.

Baca Juga : Patut Dicoba Cara Mendapatkan Jodoh bagi Wanita dan Pria!

Cara menghitung nilai IPK

1. Cara menghitung IP

Rumus
http://futureloka.com/beragam-aplikasi-android-untuk-kamus-rumus-matematika/

Sebelum kita belajar bagaimana cara menghitung IPK, pertama-tama kita harus mengetahui nilai IP terlebih dahulu. Cara menghitung IP adalah dengan membagi jumlah total nilai dengan jumlah total sks yang diambil pada semester tersebut. Setelah itu baru kita bisa mulai menghitung IPK.

Contoh cara menghitung IP:

Pertama-tama kita harus mengetahui berapa bobot dari masing-masing nilai, pada umumnya nilai di dalam perkuliahan adalah sebagi berikut :

NilaiABCDE
Bobot43210

JIka seorang mahasiswa bernama Mawar mengambil 7 matakuliah dengan total sks 19 pada semester 3 maka berapa IP semester 3 Mawar, jika diketahui nilai mawar seperti berikut :

 

 

 

 

 

 

 

Rumus menghitung IP = ((bobot*sks)P + (bobot*sks)Q + (bobot*sks)dst) / total sks

Menghitung IP Mawar

IP = ((2*4) + (2*4) + (3*3) + (3*4) + (4*4) + (3*3) + (2*4) ) / 19

= (8+8+9+12+16+9+8)/19

= 70/19

= 3.68

Jadi IP mawar di semester 3 adalah 3.68

Baca Juga : Tips dan Trik Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar

2. Bagaimana cara menghitung nilai IPK?

Mitos atau Fakta
https://www.dkampus.com/2015/11/ipk-mitos-atau-realitas/

Kalau kamu udah paham cara menghitung IP semester, next kita akan belajar cara menghitung IPK. So let’s check this out !

Contoh cara menghitung IPK :

Jika tabel berikut adalah daftar nilai IP Budi dari semester 1 hingga semester 7 berapa nilai akhir IPK Budi?

 

 

 

 

 

 

Rumus menghitung IPK = (total dari IP semster * sks semester) : total jumlah sks

IPK = ((3.52*19)+(3.49*21)+(3.63*21)+(3.72*20)+(3.67*17)+(3.70*19)+(3.69*20)) : 137

= (66.88 + 73.29 + 76.23 + 74.4 + 62.39 + 70.3 + 73.8) : 137

= 497.29 : 137

= 3.63

Jadi IPK Budi pada semester ke 7 adalah 3.63 .

Nah, gimana udah tau kan gimana tahap-tahap perhitungan IP dan IPK ? Tetap semangat to do anything what do you love. Semoga artikel kali ini bermanfaat buat kamu dan jangan lupa IPK bukan harga mati, tapi kalo nggak berusaha dikejar bisa jadi penyesalan. See you later . . . .

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.