Tips Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula : Indukan, Kandang & Perkawinan

| | ,

Ternak ayam bangkok – Ayam Bangkok merupakan jenis ayam petarung yang berasal dari negara Thailand. Ayam Bangkok yang ada di Thailand maupun di Asia tenggara, konon berasal dari Cina. kemudian menyebar ke negara-negara di Asia tenggara seperti Thailand, Laos, Vietnam, dan Indonesia.

Bagi para pebisnis, budidaya ayam Bangkok merupakan usaha yang sangat menjanjikan. Permintaan konsumen yang terus meningkat setiap tahunnya, menjadikan peluang usaha beternak ayam bangkok senantiasa terbuka bagi para pembudidaya ayam Bangkok.

Hal yang harus diperhatikan saat beternak ayam bangkok

Ayam Bangkok merupakan jenis ayam yang sering dikoleksi para pecinta ayam petarung karena kelebihan dan keunggulan yang dimilikinya dimedan tarung. Membudidayakan ayam Bangkok memang sedikit lebih rumit dibanding membudidayakan ayam lain seperti ayam daging atau ayam petelur. Tapi jangan khawatir! Karena Borneo channel akan memberikan beberapa langkah mudah dalam beternak ayam Bangkok. Maka dari, simak ulasannya dibawah ini !

1. Memilih Indukan

ternak ayam bangkok
tokocendolism.com

Langkah pertama ialah memilih indukan ayam Bangkok. Untuk memproduksi ayam Bangkok dengan kualitas terbaik, maka perlu diperhatikan benar-benar kualitas indukan yang akan digunakan dalam memproduksi bibit atau anakan ayam Bangkok yang akan diternakkan. Anda bisa mendapatkan indukan ayam Bangkok dengan kualitas bagus yang biasanya dijual oleh agen ayam Bangkok yang laris dipasaran. Namun tak semua indukan ayam yang dijual berkualitas, maka dari itu perlu ketelitian dalam memilih indukan ayam Bangkok yang akan diternakkan. Berikut ciri-ciri ayam Bangkok yang baik untuk dijadikan indukan:

Ciri ayam Bangkok pejantan

  1. Kepala sedikit bundar dan lonjong
  2. Memiliki jalu yang sedikit lurus dan mendekati jari kelingking
  3. paha ayam agak gemuk
  4. ruas kaki lebih panjang
  5. sisik kaki terlihat agak kering 
  6. ruas pada bulu kaki agak rapat
  7. Ukuran center kecil

Ciri ayam Bangkok betina

  1. Mata terlihat dalam dan bersih
  2. Kaki terlihat kering dengan jari yang halus dan panjang
  3. memiliki taji dan bulu pengikat.

Selain dari ciri-ciri diatas faktor yang paling penting dalam memilih indukan ayam Bangkok adalah dari segi kesehatan. Pilihlah indukan yang tentunya aktif, lincah dan sehat, serta tidak ditemukan cacat maupun sakit.

2. Mengawinkan ayam Bangkok

ayam bangkok
lisa.id

Dalam proses pengawinan indukan ayam Bangkok diperlukan kandang umbaran yang cukup luas. Setelah kandang umbaran disiapkan, Masukkan indukan ayam jantan beserta ayam betina kedalam kandang (satu kandang hanya boleh diisi satu ekor ayam jantan dan 1-5 ekor ayam betina).

Ketika masa perkawinan telah selesai, induk ayam betina akan mulai bertelur. Nah, pada masa ini induk ayam betina memerlukan tambahan asupan nutrisi. Maka dari itu selama masa bertelur, berilah vitamin dan pakan yang cukup agar nutrisi induk ayam terpenuhi.

Baca Juga: Memulai Bisnis  Ternak Ayam Potong itu Mudah Loh!

3. Mempersiapkan kandang

ternak ayam bangkok
gaweanomah.com

Dalam pembuatan kandang ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan seperti lokasi, kantor tanah, arah bangunan kandang, dan aliran air. Dalam pemilihan lokasi, sebaiknya ditempat yang jauh dari keramaian. Sebab lokasi yang ramai dapat membuat ayam stress. Sedangkan untuk kontur tanah, ayam Bangkok memerlukan lokasi yang rindang dibawah pepohonan dengan sirkulasi udara yang baik. Aliran air juga perlu diperhatikan agar ketika hujan, air tidak menggenangi kandang.

Kandang untuk ayam Bangkok sendiri terdiri dari beberapa tipe. Setiap tipe memiliki fungsinya masing-masing. Berikut tipe-tipe kandang ayam Bangkok besert fungsinya:

  1. Kandang umbaran, digunakan untuk melakukan proses perkawinan dan menempatkan anakan ayam yang berusia satu setengah bulan sampai 3 bulan. Kandang umbaran pada umumnya memiliki ukuran panjang 1,5 meter dan lebar 1 meter.
  2. Kandang postal, merupakan kandang yang digunakan untuk menempatkan anak ayam yang baru menetas. Ukurannya tidak terlalu besar, yakni panjang 1 meter dengan lebar 80 cm.
  3. Kandang tidur, merupakan kandang yang digunakan ayam Bangkok untuk tidur dimalam hari. tidak seperti tipe kandang sebelumnya yang hanya beralaskan tanah. Kandang tidur dibuat tinggi dengan jarak minimal 1,5 meter dari tanah. Hal ini agar ayam terhindar dari suhu dingin pada malam hari.

Semua tipe kandang tersebut dapat dimaksimalkan fungsinya jika kebersihan kandang terjaga. Agar ayam terhindar dari penyakit.

4. Pemilihan Bibit Ayam Bangkok

bibit ayam bangkok
bukalapak.com

Pemilihan bibit merupakan salah faktor terpenting sebelum memulai usaha ternak. Hal ini sangat menentukan kualitas ayam Bangkok yang akan dihasilkan nantinya. Maka dari itu perlu ketelitian dalam memilih bibit atau anakan ayam. Ada beberapa kriteria untuk memilih bibit ayam Bangkok yang menunjukan kualitas bibit ayam itu sendiri. Berikut beberapa kriteria atau ciri-ciri bibit ayam Bangkok yang baik untuk diternakkan:

  • paha ayam agak gemuk 
  • cenger kecil 
  • kepala ayam agak bundar dan lonjong
  • ruas kaki lebih panjang
  • sisik kaki agak terlihat kering 
  • ruas pada bulu kaki agak rapat
  • jalu agak lurus dan mendekati jari kelingking

Semua kriteria diatas memang tidak sepenuhnya dimiliki oleh ayam Bangkok. Namun, bibit ayam yang dipilih harus memenuhi salah satu kriteria diatas.

5 Perawatan Bibit Ayam Bangkok

anak ayam
takimzone.com

Setelah mendapatkan bibit yang berkualitas, maka dilanjutkan dengan proses perawatan. Percuma saja jika tahu memilih bibit yang bagus namun tidak tahu bagaimana cara merawatnya.

Bibit yang telah terpilih dipisahkan dari induknya, lalu dimasukkan kedalam kandang postal yang sudah disiapkan. Kandang postal yang digunakan untuk merawat anakan ayam Bangkok sebaiknya diberi penghangat berupa lampu pijar atau alat penghangat. Lalu alas kandang diberi sekam agar anakan ayam tetap hangat selama masa perawatan. Perawatan harus dilakukan secara maksimal seperti pemberian pakan dan minum secara teratur.

Baca Juga: Dasar-dasar Memulai Usaha Ternak Puyuh Petelur

6. Pemberian pakan

ternak ayam bangkok
ayampetarung.co

Untuk usia 1-2 hari anak ayam cukup diberi air saja, sebab kandungan nutrisi yang terkandung didalam kuning telur yang menempel pada bulu-bulu anak ayam dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan anak ayam dalam masa pertumbuhan. Setelah itu, barulah anak ayam bisa diberikan pakan berupa pur dengan dosis yang cukup.

Untuk membantu proses pertumbuhan, bibit ayam Bangkok perlu diberikan suplemen tambahan. Pada awal masa pertumbuhan, sebaiknya pakan anakan ayam berupa pur dicampur dengan susu bubuk bayi dengan perbandingan 6 : 1. Campuran susu bubuk tersebut dimaksudkan untuk membantu pertumbuhan tulang, otot, bulu, dan yang lainnya. Campuran tersebut diberikan sampai usia ayam mencapai 3 bulan. Setelah itu Pur dapat dicampur dengan bahan lain seperti jagung giling, bekatung, tepung ikan, dan konsetrat.

7. Pemberian minum anak ayam Bangkok

alat terak ayaam
alatternakayam.com

Wadah yang digunakan sebagai tempat minum anak ayam Bangkok harus sangat diperhatikan kebersihannya. Usahakan tempat air minum anak ayam digantung agar tidak mudah dimasuki hewan dan bekas pakan serta untuk mempermudah penggunaannya. Air minum yang diberikan sebaiknya dicampur dengan vitamin ayam yang dpat ditemukan di toko-toko terdekat.

Ketika memasuki musim penghujan, sebaiknya air minum ayam ditambahkan perasan jahe agar tubuh ayam terasa hangat dan meningkatkan daya tahan mereka terhadap serangan penyakit. Jangan lupa pula untuk menambahkan lampu pijar berukuran besar agar anak ayam merasa hangat saat malam hari. san jahe agar hangat dan tak lupa tambahkan lampu yang berukuran sedang agar anakan ayam menjadi hangat saat malam hari.

8. Perawatan Bulu Ayam Bangkok

ternak ayam bangkok jawara
id.pinterest.com

Faktor lain yang tak kalah penting dalam beternak ayam Bangkok ialah meencabut bulu ayam bangkok. Pencabutan bulu pada ayam Bangkok perlu dilakukan sebab asupan nutrisi dan porsi gizi ayam akan habis jika bulu pada ayam terlalu banyak. Hal ini tentu akan menggangu pertumbuhan ayam Bangkok yang kita pelihara.

Mencabut bulu ayam Bangkok sebaiknya dilakukan saat ayam berusia 3 minggu. Jika sudah memasuki usia 2 bulan, cabut bulu yang sudah rontok pada bagian leher dan punggung.

Gimana tertarik buat menjadikan hobi tarung ayam bangkok menjadi usaha yang menghasilkan pundi-pundi rupiah? Selain menjalani menghasilkan uang hati juga pasti akan merasa lebih senang, karena bekerja sesuai minat, hehee. Apa pun kesibukan sobat-sobat borcha, semoga lancar dan mebawa kebahagiaan khususnya untuk diri sendiri. See you di next artikel . . .

Previous

[Pemula] Cara Ternak Lele : Proses Pembibitan dan Perawatan

[Pemula] Cara Ternak Bebek Pedaging: Jenis dan Perawatan

Next

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.