Pakaian Adat Lampung Saibatin & Pepaduan

Sending
User Review
4 (3 votes)

Pakaian Adat LampungLampung adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatra dan ibu kotanya adalah Bandar Lampung. Provinsi ini memilki 2 Kota dan 15 Kabupaten, yaitu Kota Bandar lampung dan Kota Metro. Kota yang memiliki julukan kota Pisang ini memiliki kekayaan budaya yang sangat mempesona. Wilayah ujung Sumatra yang dekat dengan Pulau Jawa ini memiliki ragam budaya yang tak hebatnya dengan wilayah-wilayah lainnya.

Salah satu budaya yang paling terkenal adalah pakaian adat Lampung yang memiliki nilai estetika tinggi. Nilai estetika itu tercermin dari gaya pakaian adat Lampung yang tertutup dan dihiasi oleh aksesoris lokal yang dipadukan dengan nilai – nilai agama.

Pakaian adat ini merupakan salah satu peninggalan budaya yang khas dan memiliki nilai seni yang tinggi. Pakaian adat Lampung sendiri terbagi menjadi dua adat, yaitu pakaian adat Lampung Saibatin dan pakaian adat Lampung Pepadun. Berikut adalah penjelasan pakaian adat Lampung :

Pakaian Adat Lampung Laki – Laki

Pakaian adat yang digunakan oleh laki-laki Lampung biasanya terkesan cukup sederhana. Pakaian yang mereka gunakan terdiri dari kemeja putih berlengan panjang, celana panjang hitam, dan sarung yang ditenun dengan menggunakan benang emas, sarung ini dipakai di luar celana kain yang diikatkan dari pinggang sampai ke lutut, dan dilengkapi dengan perhisaan yang memukau.

Baca Juga : Daftar Pakaian Adat Aceh

Ada beberapa perhiasan yang menghiasi pakaian adat Lampung laki-laki. Berikut adalah beberapa perhiasan yang digunakan pakaian adat laki-laki :

1. Kalung Papan Jajar

Kalung Papan Jajar

http://malahayati.ac.id/?p=14036

Kalung Papan jajar ini merupakan sebuah kalung yang memiliki gantungan berwujud 3 lempeng perahu yang disusun secara sejajar. Aksesoris ini biasa dikenakan oleh laki-laki sebagai salah satu pelengkap pakaian adat Lampung sehingga tampak lebih indah. Nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalam aksesoris ini adalah simbol suatu kehidupan yang baru yang akan diwariskan dan dijalankan secara turun-temurun.

2. Kalung Buah Jukum

Kalung buah Jukum

https://indriwidiyanti.wordpress.com/author/indriwidiyanti/

Kalung buah jukum merupakan aksesoris yang berbentuk sebuah kalung yang terdiri dari gantungan berupa miniatur buah jukum. Kalung satu ini juga tidak kalah indahnya dengan kalung papan jajar untuk melengkapi pakaian adat. Makna filosofis yang terdapat pada kalung ini adalah simbol doa agar para pengantin agar segara diberi keturunan.

3. Gelang Burung

Gelang Burung Lampung

https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/makna-simbolik-di-balik-aksesoris-pernikahan-tradisional-lampung

Gelang burung adalah aksesoris berbentuk gelang pipih dengan tambahan miniatur berbentuk burung garuda terbang. Gelang yang dikenakan di lengan tangan kiri dan kanan ini memiliki filosofi sebagai simbol kehidupan panjang dan kekerabatan yang terjalin setelah menikah.

Baca Juga : Pakaian Tradisional Sumatra Barat

4. Gelang Kano

Gelang Kano

http://www.picluck.net/tag/budayapengantin

Gelang Kano memiliki ciri khas yaitu bentuknya yang menyerupai ban. Gelang kano yang dipakai di bawah gelang burung. Makna filosofis dari gelang ini yaitu sebagai lambang pembatas dari semua perbuatan buruk setelah melakukan pernikahan.

4. Ikat Pinggang

Ikat pinggang Lampung

https://www.bukalapak.com/p/fashion-wanita/kaos/oknh5o-jual-sale-ikat-pinggang-baju-none-jakarta-baju-adat-betawi-tradisional

Ikat pinggang atau sabuk untuk pakaian adat laki-laki ini bernama Bulu Serti dan dilengkapi sebuah terapang yang berupa keris yang merupakan senjata tradisional dari masyarakat Lampung. Ikat pinggang ini juga berwarna sama dengan aksesoris kalung yang dikenakan, yakni warna emas.

5. Kopiah Emas

Kopiah Emas Lampung

https://www.pictadesk.com/hashtag/kopiahlampung

kopiah emas dipakai dikepala pengantin pria yang bentuknya seperti kopiah bulat ke atas dan ujungnya beruji-ruji tajam di bagian depannya dan meninggi ke bagian tengah. Aksesoris kepala ini berbahan kuningan yang bertahta hiasan karangan bunga.

Pakaian Adat Lampung Wanita

Pakaian pengantin wanita Lampung tidak jauh berbeda dengan pakaian pengantin laki-lakinya. Namun yang membedakan adalah tambahan pakaian yang ada dan tentunya memiliki nilai estetis dan juga filosofis yang berbeda juga dari setiap perhiasannya.

Ada beberapa aksesoris tambahan yang digunakan oleh pengantin. Berikut adalah beberapa perhiasan yang digunakan dalam pakaian adat wanita Lampung :

1. Siger

Mahkota Siger Lampung

http://traverse.id/budaya/mahkota-siger-simbol-kebanggaan-lampung/@himsaifanah

Siger merupakan sebuah mahkota emas yang dikenakan oleh kaum wanita pada pakaian adat Lampung. Mahkota emas ini sebagai simbol 9 ruji yang menunjukkan 9 sungai yang ada di wilayah Lampung. Mahkota wanita Lampung ini terbuat dari bahan logam berwarna keemasan, berbentuk lancip bergerigi dan diatasnya memiliki lekuk.

Siger dikenakan di kepala sebagai suatu tanda kehormatan dan keagungan serta kebesaran adat yang dipakai pada upacara – upacara begawi maupun acara pemberian gelar atau acara resmi untuk menyambut tamu agung.

2. Subang

Subang Lampung

https://feedram.top/watch-hashtag/saibatin

Subang atau anting – anting merupakan perhiasan yang digantungkan di ujung daun telinga kaum wanita. Subang khas Lampung ini biasanya berbentuk seperti buah kenari dan berwarna emas. Pada bagian subang, dapat kita temui kawat kuning digunakan sebagai sangkutan umbai-umbainya.

3. Kalung Ringgit

Kalung Ringgit

https://shopee.co.id/Kalung-Set-Bandul-Koin-Sayap-Besar-Lapis-Emas-24k-Diameter-Koin-2-7cm-i.12486321.1000320439

Kalung Ringgit adalah perhiasan yang berbentuk kalung lainnya yang juga digunakan untuk menambah nilai estetika dari pakaian adat Lampung. Kalung ini berbentuk sembilan buah uang ringgit.

Baca Juga : Makanan Tradisional Khas Banten

4. Sarung Tapis Lampung

Sarung Tapis lampung

http://tapisindahlampung.blogspot.com/2018/01/pengertian-kain-tapis-lampung.html

Sarung Tapis adalah salah satu pakaian adat wanita Lampung yang berbentuk kain sarung terbuat dari tenung benang kapas dengan motif dan hiasan kahs Lampung dengan bahan Sugi, benang perak atau benang emas.

Sarung ini merupakan salah satu jenis kerajinan tradisional masyarakat Lampung dalam menyelaraskan kehidupannyaterhadap lingkungannya dan juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sarung Tapis ini biasanya dipakai oleh pengantin wanita dalam upacara pernikahan adat atau juga menghadiri upacara mengambil gelar.

Sekarang kalian sudah tahu kan secara detail apa saja bagian dari pakaian adat Lampung. mengetahui pakaian adat itu sangat penting lho, karena pakaian adat itu ada layaknya pakaian pada umumnya, tetapi memiliki identitas-identitas khas yang harus diakui sebagai ciri khas suatu daerah tertentu. Semoga kita bisa melestarikan kekayaan budaya pulau di ujung Sumatera Selatan ini dan kita semakin mengerti arti penting nilai–nilai budaya dan sejarah yang terkandung dalam pakaian adat Lampung.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.